Gejala Infeksi Saluran Kemih dan Cara Pencegahan

Ada beberapa gejala infeksi saluran kemih yang perlu Anda perhatikan. Gejala-gejala ini mudah untuk merasakan dan menyadarinya sehingga Anda harus segera pergi ke dokter jika merasakan salah satunya. Gejala ini bisa karena hal yang berbeda-beda. Apa saja gejala dan penyebab tersebut? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini!

Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih adalah kondisi menyebarnya mikroorganisme di dalam saluran kemih. Pada kondisi normal, urin seharusnya tidak mengandung mikroorganisme atau bakteri. Kondisi ini bisa terjadi kepada siapa saja, semua umur, pria maupun wanita.

Ada beberapa gejala infeksi saluran kemih yang penderitanya rasakan, lebih lengkapnya akan ada penjelasan pada bagian berikutnya. Bagian organ yang paling sering diserang adalah kandung kemih dan uretra. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa infeksi bisa menyerang organ yang lebih dalam.

Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Seperti yang telah penjelasan sebelumnya bahwa penyebab infeksi saluran kemih adalah menyebarnya mikroorganisme atau bakteri di dalam saluran kemih. Bakteri ini bisa masuk ke dalam saluran kemih karena beberapa hal:

  • Orang yang duduk berjam-jam dan menahan rasa ingin buang air kecil
  • Kebersihan alat kelamin yang kurang terjaga
  • Tidak membersihkan alat kelamin dengan benar setelah buang air kecil
  • Kurang minum air putih

Selain penyebab di atas ada penyebab lain yang tidak berhubungan dengan bakteri. Pada orang berusia lanjut, terjadi pembesaran kelenjar prostat yang menyebabkan adanya gangguan saat mengeluarkan urin. Jadi, jika ada gejala infeksi saluran kemih pada pria, perlu diperiksa lebih lanjut apa penyebabnya.

Baca Juga: Ciri Ciri Infeksi Saluran Kemih dan Pengobatannya

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Supaya lebih memahami penyakit infeksi saluran kemih, perlu Anda ketahui apa gejala infeksi saluran kemih yang biasa dirasakan penderitanya. Berikut ini adalah ciri-ciri infeksi saluran kemih:

  • Merasa anyang-anyangan, rasa buang air kecil terus muncul walaupun sudah kencing
  • Saat kencing terasa sakit, perih, dan panas
  • Urin yang keluar bercampur dengan darah
  • Urin yang keluar berbau menyengat dan tidak sedap
  • Bagian bawah pusar dan pinggang terasa nyeri
  • Jika infeksi mulai menyebar, demam dan menggigil akan muncul. Kondisi ini perlu mendapatkan penanganan secara khusus.
  • Jika infeksi mulai menyerang ginjal, Anda akan merasa mual dan muntah

Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Sebelum gejala infeksi saluran kemih muncul, Anda sebaiknya meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang memicu infeksi. Berikut ini adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari penyakit infeksi saluran kemih.

  • Terlalu lama dan sering menahan rasa ingin buang air kecil
  • Konsumsi air putih yang cukup sesuai dengan kebutuhan
  • Membersihkan alat kelamin dengan benar setelah buang air kecil
  • Sebelum melakukan hubungan intim, sebaiknya bersihkan terlebih dahulu organ genital Anda
  • Setelah melakukan hubungan intim, Anda disarankan untuk segera buang air kecil untuk membuang bakteri yang mungkin masuk ke uretra
  • Ganti celana dalam secara berkala dengan celana dalam yang bersih
  • Hindari menggunakan celana ketat terlalu sering agar sirkulasi udara baik

Setelah mengetahui gejala-gejala infeksi saluran kemih, diharapkan Anda lebih sadar akan kebersihan alat kelamin. Menjaga kebersihan alat kelamin adalah salah satu cara untuk mencegah infeksi saluran kemih. Dengan menjaga kebersihan dan kesehatan, infeksi saluran kemih tidak akan mudah datang.

Bagi orangtua sebaiknya mengajarkan anak untuk menjaga kebersihan alat kelamin sejak dini. Ini akan menumbuhkan kebiasaan baik terkait kesehatan dan kebersihan alat kelamin.

Baca Juga: Wajib Tahu, Sunat Untuk Dewasa Ternyata Banyak Manfaatnya!

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya

Tidak Perlu Malu untuk Sunat Dewasa

Sunat dewasa adalah topik yang sering kali dianggap tabu atau memalukan untuk dibicarakan. Namun, penting untuk mengubah pandangan ini karena sunat dewasa adalah langkah berani