Nyeri pada testis masih menjadi pengalaman yang misterius dan terkadang menakutkan. Mengalami nyeri pada testis yang tidak terkait dengan cedera fisik apa pun bisa menjadi perasaan yang sangat mengkhawatirkan. Ini bisa berarti apa saja, mulai dari kanker hingga penyakit menular seksual yang tidak diobati, infeksi, atau ketidaknyamanan sementara.
Apa pun itu, lebih baik jangan biarkan rasa takut akan kemungkinan yang terjadi mencegah Anda untuk bertindak. Lagipula, begitu Anda tahu apa masalahnya, saat itulah Anda dapat bertindak.
Jika Anda saat ini mengalami nyeri hebat atau pembengkakan pada testis atau skrotum, segera buat janji temu dengan dokter atau langsung pergi ke unit gawat darurat rumah sakit.
Kenali anatomi tubuh Anda
Pertama ketika Anda mengalami nyeri atau ketidaknyamanan pada testis Anda adalah berhenti dan mempertimbangkan lokasi nyeri atau gejala lainnya. Berikut adalah penjelasan singkat tentang bagian-bagian anatomi testis Anda.

1. Skrotum
Skrotum adalah kantung kulit yang menggantung rendah yang membawa testis, yang terletak di belakang penis dan menggantung di luar tubuh. Terdapat otot superfisial pada skrotum – otot kremaster – yang ketika berkontraksi, testis terangkat di dalam skrotum – ini dapat menjadi mekanisme perlindungan.
2. Testis (atau buah zakar)
Ini adalah dua kelenjar berbentuk oval yang terletak di dalam skrotum, pada bagian luar tubuh, yang bertanggung jawab untuk memproduksi sperma dan testosteron.
3. Epididimis
Epididimis adalah tabung berliku yang terletak pada bagian belakang testis dan menghubungkannya dengan vas deferens.
4. Tali spermatika
Korda spermatika adalah struktur pembuluh darah, saraf, dan vas deferens (tabung yang menghubungkan epididimis ke kelenjar prostat dan uretra) yang menghubungkan testis ke bagian dalam tubuh.
Jika rasa sakitnya sangat hebat, segera periksakan ke dokter
Segera buat janji temu dengan dokter umum atau langsung pergi ke unit gawat darurat rumah sakit.
Nyeri hebat dan pembengkakan pada testis dan skrotum bisa menjadi tanda torsi testis. Torsi testis terjadi ketika testis terpelintir, sehingga memutus suplai darahnya.
Apakah Anda memiliki gejala lain, seperti nyeri saat buang air kecil, atau keluarnya cairan dari uretra (lubang di ujung penis)? Terkadang penyebab nyeri bisa karena infeksi menular seksual (IMS), seperti klamidia , dan melakukan pemeriksaan IMS dalam hal ini sangat penting.
Apa saja penyebab nyeri pada testis atau skrotum?
Meskipun ini bukan daftar lengkap, berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab nyeri pada testis.
1. Torsio testis
Seperti penjelasan sebelumnya, torsi testis terjadi ketika korda spermatika (gabungan dari vas deferens, saraf, dan pembuluh darah) terpelintir, sehingga menghalangi aliran darah ke testis.
Kondisi ini sangat menyakitkan dan dianggap sebagai keadaan darurat medis. Semakin lama aliran darah ke testis terhambat, semakin besar kerusakannya, jadi segeralah lakukan pemeriksaan ke tenaga medis jika Anda mengalami nyeri tiba-tiba.
Kondisi ini dapat sembuh dengan operasi, tetapi waktu sangat penting, jadi jangan menunda.
2. Kanker testis
Kanker testis adalah perkembangan sel yang abnormal pada testis, biasanya menyebabkan benjolan atau rasa sakit. Meskipun jarang terjadi jika membandingkan dengan jenis kanker lainnya. Lebih lanjut, ini menjadi salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi pada pria muda – berusia antara 20 dan 40 tahun .
Kemudian, kanker testis dapat muncul sebagai pembengkakan testis yang tidak nyeri atau testis mungkin mengalami perubahan ukuran atau bentuk. Terkadang mungkin ada rasa tidak nyaman. Deteksi dini meningkatkan prognosis, artinya Anda akan meningkatkan peluang untuk sembuh total, jadi sebaiknya untuk memeriksa testis Anda secara teratur!
3. Epididimitis
Epididimitis adalah peradangan pada epididimis, yaitu tabung berliku di bagian belakang testis Anda. Penyebab kondisi ini adalah infeksi virus atau bakteri, termasuk penyakit menular seksual seperti klamidia dan gonore. Kondisi ini juga dapat disertai gejala seperti nyeri saat buang air kecil, rasa tidak nyaman pada uretra, dan/atau keluarnya cairan.
4. Orkitis
Orkitis adalah peradangan pada satu atau kedua testis dan dapat disebabkan oleh bakteri dan virus, seperti klamidia atau kadang-kadang infeksi lain seperti gondongan .
5. Epididimo-orkitis
Jika Anda mengalami pembengkakan atau nyeri pada testis, kemungkinan itu adalah epididimo-orkitis, yaitu peradangan pada epididimis dan testis.
Pengobatan apa yang tersedia untuk masalah kesehatan testis?
Tergantung pada masalah kesehatan yang dialami, ada berbagai pilihan pengobatan yang tersedia dan dapat diberikan melalui dokter yang merawat.
Torsio testis selalu dianggap serius, dan operasi darurat mungkin diperlukan untuk mengembalikan aliran darah ke testis yang terpelintir.
Kanker testis biasanya diobati dengan pembedahan setelah dilakukan tes penentuan stadium untuk melihat apakah telah terjadi penyebaran ke bagian tubuh lain. Pembedahan biasanya melibatkan pengangkatan testis yang terkena, yang dapat diganti dengan testis prostetik jika pasien menginginkannya.
Pengobatan epididimitis dan epididimo-orkitis biasanya dilakukan dengan pemberian antibiotik.


