Hasil sunat dewasa bisa berbeda bergantung metode sunat. Biasanya beragamnya hasil sunat ini memiliki alasan baik secara kesehatan maupun karena sebab lainnya.
Pernahkah kamu mendengar hasil sunat dewasa yang berbentuk seperti kembang ataupun cincin? Hal ini sebenarnya bisa terjadi karena pada zaman dulu orang menggunakan jahitan agak kasar untuk benangnya. Hasil sunat ini kurang bagus sehingga sengaja berbentuk seperti kembang. Padahal efek samping dari jahitan pada metode sunat tradisional tersebut menimbulkan jahitan yang kasar.
Baca Juga: Mengenal Metode Sunat Konvensional dan Stapler Modern
Hasil Sunat Dewasa Baik dengan Metode Gun Stapler
Mendapatkan hasil sunat terbaik khususnya untuk pasien dewasa adalah dengan menggunakan metode gun stapler. Hal ini karena metode Gun Stapler tidak memerlukan jahitan konvensional karena ada staples yang akan menempel pada penis yang bisa lepas sendirinya dalam beberapa hari. Hasilnya pun akan terlihat lebih baik dan rapih.
Metode sunat dewasa dengan gun stapler saat ini sudah dilakukan di 35 negara dengan tingkat kepuasaan yang tinggi. Penggunaan metode ini akan memungkinkan masa pemulihan pascasunat yang cepat, dan nyeri pada pasien yang minimal. Selain itu dengan memilih metode ini, pasien tidak perlu melakukan rawat inap. Alat untuk metode ini juga lebih steril karena hanya untuk satu kali tindakan medis.
Sunat/khitan dengan menggunakan metode gun stapler bisa dilakukan di seluruh cabang Rumah Sunatan dr Mahdian.
Persiapan Sebelum Melakukan Sunat Dewasa
Untuk mendapat hasil sunat dewasa yang baik, pasien sunat dewasa bisa melakukan beberapa persiapan untuk pemeriksaan laboratorium. Misalnya untuk pasien dengan umur 20 – 40 tahun, akan melakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), Bleeding time dan clotting time atau BT/ CT.
Pasien dewasa dengan umur lebih dari 40 tahun juga perlu melakukan pemeriksaan, PT – APTT, gula darah sewaktu (GDS), dan hematologi sederhana. Kemudian, pasien dewasa juga perlu mencukur pubis dan sebaiknya sebelum melakukan tindakan sunat pasien menggunakan celana yang lebih longgar.
Usia Berapapun Bisa Melakukan Sunat
Apakah ada batasan usia untuk disunat? Mereka yang mengajukan pertanyaan itu seringkali khawatir tentang keamanan atau apakah prosedur tersebut menjadi lebih berisiko seiring waktu. Dari sudut pandang medis, tidak ada batasan usia maksimal yang secara otomatis mendiskualifikasi seseorang dari sunat. Dokter tidak hanya bergantung pada usia saja dalam menentukan kelayakan. Sebaliknya, mereka menilai kesehatan secara keseluruhan dan riwayat medis.
Pasien yang lebih tua mungkin memiliki pertimbangan tambahan, seperti penyembuhan yang lebih lambat atau kondisi kesehatan tertentu, tetapi faktor-faktor ini tidak menghalangi sunat dalam sebagian besar kasus. Banyak pria menjalani prosedur ini di usia lanjut karena infeksi berulang atau ketidaknyamanan. Selama pasien dalam kondisi medis stabil dan dievaluasi dengan benar, sunat dapat dilakukan dengan aman tanpa memandang usia.
Baca Juga: Sunat Usia 40 Tahun, Apakah Bisa?


