Benarkah Virus HPV Menyerang Pria yang Tidak Sunat?

Virus HPV atau Human papillomavirus adalah virus yang dapat menyebabkan tumbuhnya kutil di berbagai bagian tubuh. Memiliki lebih dari 100 jenis, antara lain 60 jenis HPV penyebab kutil yang biasanya menginfeksi bagian-bagian tubuh seperti kaki dan tangan. Sementara itu, 40 lainnnya memicu munculnya kutil kelamin bahkan bisa menyebabkan kanker serviks pada wanita. Penularannya melalui hubungan seks, biasanya pria yang tidak disunat memiliki risiko tinggi memiliki virus ini.

Terdapat beberapa jenis HPV yang berbahaya, seperti HPV 16 dan 18 yang berpotensi besar memicu terjadinya kanker serviks.  WHO (World Health Organisation) memperkirakan sekitar 70% kanker serviks penyebabnya adalah kedua jenis HPV tersebut.

Bagaimana Penularan Virus HPV?

Sebagian besar penularannya melalui sentuhan langsung kulit ke kulit dengan pengidap. Demikian pula dengan benda yang terkontaminasi virus HPV. Hubungan seksual juga termasuk salah satu sarana penularan virus ini pada kelamin. Misalnya melalui  kontak langsung dengan kulit kelamin, membran mukosa, pertukaran cairan tubuh, serta seks oral atau anal.

Faktor Risiko

  • Tidak sunat, dalam penelitan oleh dr. Xavier Castellsague 20% pria yang tidak sunat membawa HPV.
  • Sering berganti pasangan, berhubungan seks dengan lebih dari satu pasangan akan mempertinggi risiko.
  • Berbagi pemakaian barang pribadi, seperti handuk, saputangan, atau kaus kaki.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya mengidap HIV/AIDS atau menjalani kemoterapi.
  • Kulit yang rusak, seperti luka terbuka.
  • Usia, kutil biasa umum anak-anak derita, sementara kutil plantar dan kelamin lebih sering terjadi pada remaja dan kalangan dewasa muda.
  • Tidak menjaga kebersihan, misalnya ke kamar mandi umum tanpa mengenakan alas kaki.

Apa Saja Gejala Virus HPV?

Virus HPV cenderung tidak menimbulkan gejala sehingga jarang penderita sadari. Sistem kekebalan tubuh kita juga biasanya akan memberantas infeksi HPV sebelum virus ini menyebabkan gejala sehingga tidak membutuhkan penanganan. Pada beberapa kasus, virus ini dapat bertahan hingga menimbulkan gejala berupa tumbuhnya kutil di permukaan kulit, seperti di lengan, tungkai, wajah, dan kelamin.

Apabila tubuh kita tidak berhasil memberantasnya, infeksi HPV dengan jenis tertentu berpotensi menyebabkan kanker serviks. Oleh karena itu, para wanita sebaiknya selalu memeriksakan kesehatan serta menjalani vaksin pencegah HPV.

Baca Juga: Manfaat Sunat Bagi Pria Dewasa, Hindari Risiko Kanker Serviks Pada Pasangan Salah Satunya!

Cara Mencegahnya

  • Melakukan sunat, dalam penelitan oleh dr. Xavier Castellsague 20% pria yang tidak sunat membawa HPV. Sedangkan pada pria yang sunat hanya bekisar 6%.
  • Vaksinasi, merupakan langkah utama pencegahan infeksi HPV.
  • Hindari menyentuh kutil secara langsung, segera mencuci tangan dengan sabun apabila tidak sengaja menyentuh kutil.
  • Jangan berganti-ganti pasangan dan setialah pada pasangan.
  • Gunakan kondom tiap kali berhubungan seks. Meski tidak sepenuhnya efektif, langkah ini dapat mengurangi risiko penularan.
  • Menjaga kebersihan, misalnya mengenakan alas kaki di tempat umum yang lembap (seperti tepi kolam renang) dan memakai kaus kaki yang bersih.
  • Hindari berbagi pemakaian barang pribadi, seperti pisau cukur atau gunting kuku.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya

Tidak Perlu Malu untuk Sunat Dewasa

Sunat dewasa adalah topik yang sering kali dianggap tabu atau memalukan untuk dibicarakan. Namun, penting untuk mengubah pandangan ini karena sunat dewasa adalah langkah berani