Orang Korea sunat juga enggak sih? Pasti banyak nih yang bertanya-tanya, apalagi para K-popers Indonesia karena bersangkutan dengan idola mereka. Laki-laki di Korea Selatan saat ini dibebaskan mengenai keputusan untuk melakukan sunat ataupun tidak.
Sekitar 80% populasi pria di dunia masih belum disunat: sebagian besar sunat pada pria sekarang dilakukan karena alasan keagamaan, terutama di komunitas Muslim dan Yahudi. Salah satu pengecualian utama adalah Amerika dan sering diasumsikan bahwa Amerika adalah satu-satunya negara di mana sunat dilakukan tanpa alasan keagamaan utama. Keyakinan ini hanya sebagian benar, karena Korea Selatan mungkin memiliki tingkat sunat tertinggi di antara mereka yang bukan Muslim atau Yahudi.
Orang Korea Sunat Juga Ternyata
Sepanjang sejarah panjang mereka, orang Korea tidak melakukan sunat pada laki-laki hingga tahun 1945, ketika Korea memperoleh kemerdekaannya setelah 36 tahun pendudukan Jepang. Kemerdekaan membawa perwalian oleh militer Amerika di bagian selatan negara itu. Ribuan tentara Amerika terlibat dalam Perang Korea, dimulai sejak pecahnya perang pada tahun 1950, dan tetap terlibat secara besar-besaran dalam lembaga-lembaga militer. Sunat rutin yang dilakukan saat ini pada laki-laki remaja dan dewasa, serta bayi laki-laki di Korea Selatan, berakar pada keterlibatan Amerika ini; tahun 1950 dapat dianggap sebagai tahun dimulainya sunat skala besar di Korea Selatan.
Lebih jauh lagi, Korea Selatan mungkin memiliki jumlah sunat remaja atau dewasa terbesar di dunia. Saat ini, Korea Selatan adalah satu-satunya negara yang mempraktikkan sunat rutin pada pria di antara negara-negara tetangga geografis dan budayanya. Misalnya, sebagian besar penduduk di Rusia, Mongolia, Cina, dan Jepang tidak mempraktikkan sunat.
Sebagian besar pria Korea sunat bukan saat bayi, melainkan saat pubertas, remaja, atau di usia 20-an. Ketika menyebutkan manfaat medis atau higienis, mereka menyebutkan pencegahan kanker serviks pada istri mereka, pencegahan penyakit menular seksual, untuk mencegah dan/atau mengatasi fimosis, serta keuntungan dalam pembersihan penis.
Manfaat Sunat Bagi Kesehatan
Manfaat sunat bagi pria dewasa, mungkin ada sebagian orang yang sudah tahu dan ada juga yang belum. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan kemungkinan masih ada orang Korea yang belum sunat. Memutuskan untuk menjalani sunat saat dewasa memang tidak mudah ya. Ada rasa enggan dan mungkin saja malu. Berbeda saat masih anak-anak.
Berikut beberapa manfaat sunat bagi pria dewasa:
- Kebersihan penis, terutama area kepala penis terjamin.
- Membantu mengurangi bahkan menghilangkan aroma kurang sedap di area penis. Penyebab aroma kurang sedap ini terkadang akibat adanya sisa kotoran pada bagian dalam kulit kepala penis.
- Menekan resiko terjangkit kanker prostat secara signifikan.
- Menurunkan resiko terjangkit HIV/AIDS hingga 50%.
- Secara signifikan dapat mencegah terjadinya infeksi saluran kandung kemih.
- Membantu menghindarkan pasangan anda dari kanker serviks. Beberapa hasil penelitian menyatakan, perempuan yang memiliki pasangan telah disunat, memiliki resiko terkena kanker serviks jauh lebih rendah daripada laki-laki yang belum.
Baca Juga: Manfaat Sunat dan Risikonya, Mana Yang Lebih Besar?


