Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Infeksi Saluran Kemih pada Pria

klik gambar untuk konsultasi

Infeksi saluran kemih adalah infeksi yang terjadi saat bakteri atau kuman berkembang di bagian sistem saluran kemih, seperti ureter, uretra maupun kandung kemih. Meskipun ISK umumnya lebih sering terjadi pada wanita, namun tetap bisa dialami oleh pria. Gejala ISK bisa beragam yaitu dapat berupa sakit saat buang air kecil, rasa sakit pada perut bawah, urin berwarna keruh ataupun urin yang mengandung darah. Bahkan terkadang infeksi ini bisa menyebabkan demam hingga penis bengkak. Hal ini tentunya akan mengganggu aktivitas yang kamu lakukan. Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya berikut ini.

Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih

Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), beberapa orang berisiko tinggi terkena infeksi saluran kemih (ISK). ISK umumnya lebih sering dialami oleh wanita karena uretranya lebih pendek dan lebih dekat dengan rektum (bagian akhir di usus besar yang mengarah ke anus). Hal inilah yang menyebabkan bakteri mudah masuk ke dalam saluran kemih. Beberapa bakteri yang sering menyebabkan ISK antara lain bakteri Escherichia coli, Staphhylococcus, dan Klebisella pneumoniae.

 

Faktor lain penyebab infeksi saluran kemih, di antaranya:

  • Pernah terkena ISK sebelumnya
  • Aktivitas seksual seperti seks anal
  • Faktor usia (umumnya orang dewasa dan anak-anak yang sering mengalami ISK)
  • Masalah struktural pada saluran kemih, seperti pembesaran kelenjar prostat
  • Menderita batu ginjal
  • Memiliki penyakit diabetes
  • Kekebalan tubuh yang lemah
  • Pernah menjalani operasi saluran kemih

Selain faktor tersebut, infeksi ini bisa terjadi pada pria yang belum sunat ataupun pria yang kurang menjaga kebersihan penisnya dengan baik.

Gejala yang Umum Terjadi 

Mengutip laman NHS, Berikut ini adalah gejala ISK yang biasanya terjadi pada pria, antara lain:

  • Rasa nyeri atau terasa panas saat buang air kecil
  • Sering merasa ingin buang air kecil biasanya pada malam hari
  • Urin berwarna keruh
  • Anyang-anyangan (seperti ingin buang air kecil tapi sedikit yang keluar)
  • Urin mengandung darah
  • Sakit pada perut bagian bawah atau nyeri pada punggung belakang di bawah tulang rusuk
  • Demam tinggi

Apabila kamu merasakan gejala-gejala di atas, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mengetahui lebih lanjut kondisi tubuhmu. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan pendukung seperti tes urin untuk mendeteksi adanya bakteri pada saluran kemih penyebab ISK.

Jika kamu terdiagnosis terkena ISK, dokter akan memberikan resep antibiotik dan obat pereda nyeri seperti parasetamol ataupun ibuprofen. Obat ini juga dapat menurunkan suhu tinggi pada tubuhmu jika mengalami demam. Kamu juga harus lebih banyak minum air putih dan usahakan untuk tidak menahan buang air kecil.

Bagaimana Cara Mencegahnya?

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah infeksi saluran kemih, yaitu:

  • Bersihkan penis bagian depan hingga belakang setiap selesai buang air kecil dan besar
  • Tetap jaga area genital agar selalu bersih dan kering (tidak lembab)
  • Perbanyak minum air putih sehingga rutin buang air kecil dengan normal dan tidak dehidrasi
  • Bersihkan penis dengan air bersih sebelum dan setelah melakukan hubungan seksual
  • Segera buang air kecil setelah selesai berhubungan seksual dengan pasangan

Infeksi saluran kemih bisa terjadi secara berulang apabila kamu tidak melakukan pencegahan dan tidak segera mengatasi faktor penyebabnya. Untuk itu, segera lakukan pencegahan jika merasakan gejala-gejala yang mengarah ke penyakit tersebut. Apabila semakin parah, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter dan segera memeriksakan diri untuk mendapatkan perawatan dan penanganan yang tepat.

 

klik gambar untuk konsultasi

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Artikel Lainnya